Saturday, February 4, 2012

Layout Mainboard

A. Mengidentifikasi  komponen yang terkait pada motherboard 
Sebelum merakit komputer, Anda harus mengenal layout motherboard dan komponen yang terkait terlebih dahulu. Motherboard inilah yang menjadi media atau tempat berbagai perangkat CPU. Sebagai Contoh motherboard socket LGA 775 mendukung jenis prosesor Core2 Duo / Pentium D / Pentium 4 / Celeron D. Berikut layout motherboardnya :

Berikut penjelasannya :
1.      Slot PCI : digunakan untuk memasang kartu tambahan seperti VGA, Sound, LAN yang berjenis bus system PCI
2.      Slot AMR : digunakan untuk memasang kartu tambahan khusus modem internal bus sistem AMR
3.      Slot PCI Express-x16 : digunakan untuk memasang kartu tambahan LAN, sound, dll yang bus sistemnya sama
4.      Slot PCI Express-x32 : digunakan untuk memasang kartu tambahan khusus video adapter atau VGA
5.      Baterai : berfungsi menjalankan RTC (Real Time Clock), juga menjaga isi CMOS
6.      Konektor Front Panel :berfungsi menghubungkan kabel-kabel indikator lampu hard disk (2pin), tombol power (2pin), speaker PC (4pin-3pin), tombol reset (2pin), indikator lampu power PC (2pin). Konektor-konektor yang berukuran kecil dan banyak ini, umumnya berkumpul di satu tempat. Beberapa konektor dapat dibolak-balik kabelnya dan khusus untuk konektor kabel indikator lampu tidak boleh terbalik.pemasangannya.
7.      Chips / IC BIOS : adalah chip yang mengandung program BIOS, yaitu kode-kode kesalahan atau errror.
IC BIOS adalah nyawanya motherboard. Merk BIOS seperti AMI, Award atau Phonix
8.      Konektor SATA : berfungsi menghubungkan motherboard dengan jenis hard disk SATA / Serial-ATA
9.      Chipset : adalah komponen yang berfungsi mengatur aliran data antar komponen yang terpasang pada motherboard.Merk chipset :Intel,SiS,VIA,NVIDIA, Ali, dsb. Umumnya chipset terdiri dari 2 chip walaupun ada yang menggunakan satu chip. Dua chip yang digunakan memiliki fungsi yang berbeda, salah satu untuk menjadi ”jembatan utara ”(North bridge) dari prosesor ke bus PCI, AGP, memori, cache, dsb. Sedangkan satu chip lagi, sebagai : ”jembatan selatan” (south bridge) berfungsi mengatur aliran data ke berbagai drive (hard disk, floppy disk),  bus I/O (port PS/2, Paralel, USB, sound, dll)
10.  Konektor IDE : berfungsi menghubungkan motherboard dengan hard disk bus sistem IDE atau CDROM bus sistem ATAPI. Pada umumnya, setiap motherboard memiliki dua jenis konektor IDE, yaitu : Primary IDE dan Secondary IDE. Konektor ini memiliki sekumpulan pin, terdiri dari 40 pin, terpasang dua deret, masing-masing 20 pin. Setiap konektor mengandung satu buah pin (pin1) atau aliran listrik positif. Untuk mengetahui pin, ini lihatlah tulisan atau simbol didekat konektor. Apabila disana terdapat tulisan ”1” atau ”garis tebal”, itulah pin1. Untuk Pin 1 berhubungan dengan kabel data ditandai dengan warna merah.
11.  Konektor FDD : berfungsi menghubungkan motherboard dengan perangkat FDD (Floppy Disk Drive). Konektor ini mirip dengan konektor IDE, hanya konektor FDD terdiri dari 34pin. Untuk pin1 sama dengan konektor IDE
12.  Konektor Power Supply (PS) ATX : adalah bagian yang menghubungkan motherboard dengan power suply komputer. Konektor power ATX digunakan untuk power supply jenis ATX, memiliki jumlah 20 pin atau 24pin.
13.  Slot Memori / Bank : digunakan untuk meletakkan memori. Jenis memori ini adalah DDR, DDR-1 atau DDR-2. Ingat sesuaikan jumlah pin pada slot memori di motherboard dengan jumlah pin pada memori.
14.  Socket LGA 775 : adalah tempat memasang atau meletakkan prosesor pada motherboard. Kelas prosesor yang berbeda akan membutuhkan jenis socket yang berbeda.Dalam socket ada lubang-lubang kecil yaitu tempat terpasangnya pin-pin kaki dari prosesor. Pada socket ada dua sudut yang lubang-lubangnya tidak lengkap, sudut inilah penunjuk pin nomor 1.
15.  Konektor/socket CPU : berfungsi menghubungkan CPU (prosesor) motherboard dengan power supply komputer. Konektor ini memiliki 4 pin dan membutuhkan tegangan 12VDC
16.  Port PS/2 Mouse (green) : berfungsi menghubungkan motherboard dengan mouse jenis PS/2
17.  Port PS/2 Keyboard (puple): berfungsi menghubungkan motherboard dengan keyboard jenis PS/2
18.  Port Coaxial S/PDIF out :berfungsi menghubungkan motherboard dengan peripheral menggunakan kabel koasial
19.  Port Optical S/PDIF out : berfungsi menghubungkan motherboard dengan peripheral jenis infra red
20.  Port USB : berfungsi menghubungkan motherboard dengan perangkat peripheral yang jenis USB, misal keyboard, mouse, flash disk, printer dan lain-lain. Port USB ini versi 2.00
21.  Port LAN (RJ-45) : berfungsi menghubungkan motherboard dengan jaringan komputer (LAN).
22.  Port Sound (Analog Audio) : berfungsi menghubungkan motherboard dengan audio, ada 3 (tiga) port: yaitu 1. Line In port (light blue) untuk menghubungkan Tape, CD, DVD player atau sumber Audio lain; 2. Line Out port (lime)untuk menghubungkan headphone atau speaker; 3. Microphone port (pink) untuk menghubungkan mikropon.

0 komentar:

Post a Comment