A. Mengidentifikasi komponen yang terkait pada motherboard
Sebelum merakit komputer, Anda
harus mengenal layout motherboard dan komponen yang terkait terlebih
dahulu. Motherboard inilah yang menjadi media atau tempat berbagai
perangkat CPU. Sebagai Contoh motherboard socket LGA 775
mendukung jenis prosesor Core2 Duo / Pentium D / Pentium 4 / Celeron D.
Berikut layout motherboardnya :
Berikut penjelasannya :
1. Slot PCI : digunakan untuk memasang kartu tambahan seperti VGA, Sound, LAN yang berjenis bus system PCI
2. Slot AMR : digunakan untuk memasang kartu tambahan khusus modem internal bus sistem AMR
3. Slot PCI Express-x16 : digunakan untuk memasang kartu tambahan LAN, sound, dll yang bus sistemnya sama
4. Slot PCI Express-x32 : digunakan untuk memasang kartu tambahan khusus video adapter atau VGA
5. Baterai : berfungsi menjalankan RTC (Real Time Clock), juga menjaga isi CMOS
6. Konektor Front Panel :berfungsi
menghubungkan kabel-kabel indikator lampu hard disk (2pin), tombol
power (2pin), speaker PC (4pin-3pin), tombol reset (2pin), indikator
lampu power PC (2pin). Konektor-konektor yang berukuran kecil dan banyak
ini, umumnya berkumpul di satu tempat. Beberapa konektor dapat
dibolak-balik kabelnya dan khusus untuk konektor kabel indikator lampu
tidak boleh terbalik.pemasangannya.
7. Chips / IC BIOS : adalah chip yang mengandung program BIOS, yaitu kode-kode kesalahan atau errror.
IC BIOS adalah nyawanya motherboard. Merk BIOS seperti AMI, Award atau Phonix
8. Konektor SATA : berfungsi menghubungkan motherboard dengan jenis hard disk SATA / Serial-ATA
9. Chipset :
adalah komponen yang berfungsi mengatur aliran data antar komponen yang
terpasang pada motherboard.Merk chipset :Intel,SiS,VIA,NVIDIA, Ali,
dsb. Umumnya chipset terdiri dari 2 chip walaupun ada yang menggunakan
satu chip. Dua chip yang digunakan memiliki fungsi yang berbeda, salah
satu untuk menjadi ”jembatan utara ”(North bridge) dari prosesor ke bus
PCI, AGP, memori, cache, dsb. Sedangkan satu chip lagi, sebagai :
”jembatan selatan” (south bridge) berfungsi mengatur aliran data ke
berbagai drive (hard disk, floppy disk), bus I/O (port PS/2, Paralel, USB, sound, dll)
10. Konektor IDE : berfungsi
menghubungkan motherboard dengan hard disk bus sistem IDE atau CDROM
bus sistem ATAPI. Pada umumnya, setiap motherboard memiliki dua jenis
konektor IDE, yaitu : Primary IDE dan Secondary IDE. Konektor ini
memiliki sekumpulan pin, terdiri dari 40 pin, terpasang dua deret,
masing-masing 20 pin. Setiap konektor mengandung satu buah pin (pin1)
atau aliran listrik positif. Untuk mengetahui pin, ini lihatlah tulisan
atau simbol didekat konektor. Apabila disana terdapat tulisan ”1” atau
”garis tebal”, itulah pin1. Untuk Pin 1 berhubungan dengan kabel data
ditandai dengan warna merah.
11. Konektor FDD : berfungsi
menghubungkan motherboard dengan perangkat FDD (Floppy Disk Drive).
Konektor ini mirip dengan konektor IDE, hanya konektor FDD terdiri dari
34pin. Untuk pin1 sama dengan konektor IDE
12. Konektor Power Supply (PS) ATX : adalah
bagian yang menghubungkan motherboard dengan power suply komputer.
Konektor power ATX digunakan untuk power supply jenis ATX, memiliki
jumlah 20 pin atau 24pin.
13. Slot Memori / Bank
: digunakan untuk meletakkan memori. Jenis memori ini adalah DDR, DDR-1
atau DDR-2. Ingat sesuaikan jumlah pin pada slot memori di motherboard
dengan jumlah pin pada memori.
14. Socket LGA 775 :
adalah tempat memasang atau meletakkan prosesor pada motherboard. Kelas
prosesor yang berbeda akan membutuhkan jenis socket yang berbeda.Dalam
socket ada lubang-lubang kecil yaitu tempat terpasangnya pin-pin kaki
dari prosesor. Pada socket ada dua sudut yang lubang-lubangnya tidak
lengkap, sudut inilah penunjuk pin nomor 1.
15. Konektor/socket CPU
: berfungsi menghubungkan CPU (prosesor) motherboard dengan power
supply komputer. Konektor ini memiliki 4 pin dan membutuhkan tegangan
12VDC
16. Port PS/2 Mouse (green) : berfungsi menghubungkan motherboard dengan mouse jenis PS/2
17. Port PS/2 Keyboard (puple): berfungsi menghubungkan motherboard dengan keyboard jenis PS/2
18. Port Coaxial S/PDIF out :berfungsi menghubungkan motherboard dengan peripheral menggunakan kabel koasial
19. Port Optical S/PDIF out : berfungsi menghubungkan motherboard dengan peripheral jenis infra red
20. Port USB :
berfungsi menghubungkan motherboard dengan perangkat peripheral yang
jenis USB, misal keyboard, mouse, flash disk, printer dan lain-lain.
Port USB ini versi 2.00
21. Port LAN (RJ-45) : berfungsi menghubungkan motherboard dengan jaringan komputer (LAN).
22. Port Sound (Analog Audio) : berfungsi menghubungkan motherboard dengan audio, ada 3 (tiga) port: yaitu 1. Line In
port (light blue) untuk menghubungkan Tape, CD, DVD player atau sumber
Audio lain; 2. Line Out port (lime)untuk menghubungkan headphone atau
speaker; 3. Microphone port (pink) untuk menghubungkan mikropon.
0 komentar:
Post a Comment